
(Foto: Ilustrasi)
KENSURAI - Pada akhir Desember lalu, Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo HR Muhammad Syafi’i mengungkapkan kalau ada wacana tentang meliburkan sekolah selama satu bulan penuh saat Ramadan 2025.
Saat itu ia mengatakan kalau wacananya sudah ada namun belum ada pembahasan terkait hal tersebut.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, saat bertemu dengan media menyatakan untuk masyarakat menunggu hasil dari rapat mengenai wacana libur sekolah selama Ramadan.
“Yang jelas bahwa libur atau tidak libur, kita sama-sama berharap berkualitas ibadahnya,” ujar Menag.
“Ramadan itu adalah konsentrasi bagi umat Islam dan yang non muslim mari saling menghargai,” imbuhnya.
“Ramadan kali ini kita proses akan jadi ramadan yang berkualitas, bagaimana membikin Ramadan berkualitas? Ya mulai dari anak kecil sampai dewasa itu kita berikan respektif terhadap bulan Ramadan itu,” ucapnya.
Cak Imin anggap sekolah libur selama Ramadan tak memiliki konsep yang jelas
Menteri Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memberi tanggapan tentang wacana meliburkan sekolah selama satu bulan penuh saat Ramadan.
Ketika bertemu awak media di Gedung Konvensi TMPN, Jakarta Selatan, pada Sabtu, 11 Januari 2024, Cak Imin menyatakan tak setuju dengan wacana yang bergulir.
“Saya kira tidak perlu,” kata Cak Imin.
“Karena libur Ramadan itu belum jelas konsepnya, nggak perlu, tetap saja jalan, puasa tidak menghentikan semua,” imbuhnya.
“Bukan hanya kelamaan, puasa itu seperti kebiasaan sehari-hari jangan dibedakan, yang nggak kuat puasa ya tidak apa-apa,” ucap Cak Imin.
Libur sekolah saat Ramadan pernah dilakukan di era Presiden Gus Dur
Sekolah-sekolah di Indonesia sempat menjalankan kebijakan libur satu bulan penuh selama Ramadan di era presiden Gus Dur pada tahun 1999.
Selain libur selama Ramadan, Gus Dur juga memberikan imbauan kepada sekolah untuk menjalankan pesantren kilat.
Sementara berdasarkan sejarah, libur selama Ramadan pernah dilakukan di masa pemerintahan kolonial Hindia Belanda.
Di zaman itu, semua sekolah diliburkan dari tingkat dasar atau Hollandsch Inlandsche School (HIS) sampai di tingkat menengah ke atas, Hogere Burger School (HBS) dan Algemen Middlebare School (MBS).
Libur sekolah saat Ramadan perlu banyak diskusi dengan berbagai pihak
Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah juga menyatakan belum bisa memberi keputusan apapun.
Pasalnya, banyak pihak yang harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan untuk meliburkan sekolah selama bulan Ramadan.
Wacana libur sekolah saat Ramadan juga masih berada di Kementerian Agama.
Jadwal libur 2025 yang sudah dirilis pemerintah
Libur nasional untuk tahun 2025 sudah dirilis, sesuai dengan SKB 3 Menteri.
Dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi tentang Libur Nasional dan Cuti bersama 2025, total ada 16 hari libur nasional dan 7 cuti bersama.
Di tanggal yang dirilis, Idul Fitri 14466 H ada di tanggal 31 Maret -1 April 2025.
Untuk selanjutnya akan diputuskan setelah Kementerian Agama melakukan sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan dan 1 Syawal.(*)
